"

Universitas Kanjuruhan Malang merupakan proses pengembangan merger antara IKIP PGRI Malang dengan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Kanjuruhan Malang yang bernaung di bawah bendera Yayasan Pembina Lembaga Perguruan Tinggi PGRI.

Selama Anda Telah ditakdirkan bersama kami

d

Sabtu, 31 Desember 2011

25 Desember Bukan Natal Yesus, tapi Natal Dewa Kafir

25 Desember Bukan Natal Yesus, tapi Natal Dewa Kafir


Bagi umat Kristen, Natal 25 Desember adalah hari besar yang dirayakan dengan sepenuh suka cita dan kemeriahan. Hari ini diyakini sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus ke dunia (Dies Natalis of Jesus Christ). Peringatan ini menjadi penting, karena mereka meyakini Yesus sebagai tuhan dan juru selamat. Dengan kata lain, perayaan Natal bagi umat kristiani adalah memperingati hari ulang tahun kelahiran tuhan.
Mengapa mereka merayakan hari ulang tahun kelahiran Yesus tanggal 25 Desember? Apakah Yesus benar-benar lahir tanggal 25 Desember?
Sebenarnya, semua teolog Kristen sepakat bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Meski demikian, para teologi berselisih pendapat mengenai tanggal lahir Yesus.
1. Yesus lahir tanggal 14 Maret SM?
Ralph O. Muncaster, pendeta gereja Saddleback dalam bukunya‘What Really Happe­ned Charistmas Morning’ menolak pendapat bahwa Yesus lahir pada tahun 1 Masehi dengan merujuk kepada pendapat para ahli lainnya. Menurut Josephus (sejarawan Yahudi), Yesus lahir pada tanggal 14 Maret tahun 4 Sebelum Masehi. Berdasarkan observasi astro­no­­­mis Johannes Kepler, Yesus lahir tahun 7 Sebelum Masehi. Sedangkan Tertulian, Irenaeus, Eusebius (bapak gereja) berpendapat bahwa Yesus lahir pada tahun 2 Sebelum Masehi.
2. Yesus Lahir Bulan April atau November?
Dr. J.L. Ch. Abineno menjelaskan bahwa Yesus mustahil lahir 25 Desember. Menurutnya, Yesus lahir pada bulan Maret, April atau November.
“Gereja-gereja merayakan Natal pada tanggal 25 Desember. Kebiasaan ini baru dimulai dalam abad ke-4. Sebelum itu Gereja tidak mengenal perayaan Natal. Terutama karena gereja tidak tahu dengan pasti kapan –pada hari dan tahun keberapa– Yesus dilahirkan. Kitab-kitab Injil tidak memuat data-data tentang hal itu. Dalam Lukas pasal 2 dikatakan bahwa pada waktu Yesus dilahirkan, gembala-gembala sedang berada di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam (ayat 8). Itu berarti, bahwa Yesus dilahirkan antara bulan Maret atau April dan bulan November” (Buku Katekisasi Perjanjian Baru, hal. 14).
3. Yesus Lahir Bulan September?
Pendeta Benyamin Obadyah, alumnus Jerusalem Center, Yerusalem, mengutip pendapat R.A. Honorof dalam bukunyaThe Return of the Messiah (1997), menyatakan bahwa Yesus lahir pada bulan September. Benyamin menulis: “Meskipun menurut Alkitab Yesus dikandung Maria dari karunia Allah (Lukas 1:35), tapi ia dikandung secara normal selama 40 minggu atau 9,5 bulan. Ini berarti, Yesus dilahirkan pada akhir bulan September atau awal Oktober dan saat itulah orang Yahudi merayakan Hari Raya Tabernakel... Hari raya ini jatuh setiap tanggal 15 bulan Tishri menurut kalendar Yahudi. Menurut kalendar internasional (Gregorian), tahun 1999 tanggal 15 Tishri bertepatan dengan tanggal 25 September. Jadi, umat Kristen yang memperingati Natal 25 Desember terlambat selama tiga bulan.”
4. Yesus Lahir Bulan Januari?
Ephiphanius dan Gereja Orthodox Timur memperingati Nat`l tanggal 6 Januari, lalu Gereja Katolik Ortodoks memperingati Natal tanggal 7 Januari, sedangkan Gereja Armenian memperingati Natal tanggal19 Januari.
Dari berbagai versi tanggal Natalan tersebut, tak satupun yang bisa dipercaya. Tabloid Victorius edisi Natal pernah mengungkapkan keheranannya tentang Natal yang misterius: “Entah kapan dan siapa tokoh pencetus hari Natal, hingga sekarang masih dicermati. Dan apa benar tanggal 25 Desember itu adalah hari kelahiran Yesus Kristus? Hal ini masih misterius”.
Karena kesimpangsiuran tanggal kelahiran Yesus itulah, seorang muallaf Wencelclaus Insan Mokoginta berani membuat sayembara terbuka berhadiah mobil BMW. “Jika ada yang bisa menunjukkan dalil dalam Alkitab bahwa Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah untuk merayakannya, kami sediakan hadiah mobil BMW dan uang tunai 10 juta rupiah,” tulisWencelclaus dalam buku Mustahil Kristen Bisa Menjawab.
Mengapa Natalan tanggal 25 Desember?
Gereja-gereja Barat merayakan Natal tiap tanggal 25 Desember karena mendapat pengaruh dari Roma. Setelah melalui perjalanan yang panjang, akhirnya sebagian besar gereja di dunia mengikuti tradisi Roma.
Mengapa 25 Desember? Latar belakang perayaan Natal berasal dari kebudayaan bangsa Romawi. Tanggal 25 Desember dipilih sebagai hari Natal Yesus semata-mata mengadopsi tradisi pagan, untuk menyesuaikan dengan hari perayaan penyembahan berhala yang populer pada saat itu.
Sebab 25 Desember adalah Natal dua dewa terkemuka pada masa purba, yaitu perayaan kelahiran Dewa Matahari bangsa Roma yang dikenal dengan perayaan Solis Invictus (matahari yang tak terkalahkan) dan Dewa Mithras (dewa matahari kebenaran dan kebijakan). Perayaan ini sangat berpengaruh dalam kebudayaan dan keagamaan di kekaisaran Romawi, sejak abad ke-10 hingga 7 sebelum Yesus lahir (Sebelum Masehi).
Perayaan Roman Saturnalia, suatu perayaan untuk menghormati Saturnus, Dewa Pertanian dan Pembaruan Kuasa Matahari, juga berlangsung pada tanggal 25 Desember.
Sejak abad ke-4 Masehi, Gereja Katolik mencaplok 25 Desember sebagai Natal Yesus Kristus untuk menggeser pesta kafir tentang perayaan kelahiran dewa, diganti sebagai natal Yesus sang pembawa terang. Dengan inkulturasi seperti ini, mereka berharap agar para paganis dengan mudah beralih menjadi penganut Kristen. Makanya, beberapa kebiasaan yang terdapat pada perayaan Natal, diperkirakan berakar dari perayaan penyembahan berhala-berhala ini.
Kaisar Constantin Agung berusaha mempersatukan berbagai golongan dan agama guna keseimbangan politis dan agamawi di kekaisarannya. Maka diperkenalkanlah tadisi Natal pertama kali di Roma tanggal 25 Desember 336 yang menggabungkan tradisi penyembahan matahari dalam Mithraisme dengan tradisi perayaan kelahiran Yesus dalam Kristen. Sejak saat itulah 25 Desember diadopsi perlahan-lahan untuk merayakan Natal kelahiran Yesus. Otomatis, latar belakang Mithraisme pada perayaan Sol Invictus masih melekat. Misalnya, matahari yang disembah dalam perayaan Sol Invictus, diganti dengan simbol bahwa Yesus adalah Sang Matahari Kebenaran Penerangi Dunia.
Untuk menampik tudingan perayaan tradisi kafir, biasanya para penginjil berkilah, “Kalau kini Natal dirayakan sepenuhnya untuk kepentingan rohani dan setiap orang Kristen dapat bertumbuh dewasa karenanya, maka kaitannya dengan sejarah agama purba itu tentu saja bisa diabaikan” (Majalah Kristen Rajawaliedisi Desember Th. XII no. 12 hlm. 16).
Alasan ini sudah tidak relevan. Jauh-jauh hari Herbert W Armstrong (1892-1986), Pastur Worldwide Church of God yang berkedudukan di Amerika Serikat,  telah membantahnya dengan mengutip Catholic Encyclopedia: “Sinners alone, not saints, celebrate their birthday.” Hanya orang kafir, bukan orang-orang suci, yang merayakan hari ulang tahun mereka!! [a. ahmad hizbullah mag/suara islam]

Sharing menggunakan wireless pd Windows 7

Tulisan ini akan membahas mengenai bagaimana caranya mengubungkan dua buah komputer atau laptop pada sistem operasi Windows 7. Setelah anda selesai membaca artikel ini dan mempraktekkannya, anda dapat menghubungkan 2 buah komputer Windows 7 tanpa menggunakan kabel atau hub atau router, dan koneksi ini disebut juga dengan ad hoc wireless network.







Jika komputer atau laptop anda tidak dilengkapi dengan adapter wireless/wifi, anda bisa membaca artikel di link inihow to connect two computers directly by using crossover cable, tapi belum saya terjemahkan lain waktu aja kali ya.
OK! langsung saja kita praktekkan. Kita mulai dengan membuat jaringan komputer sederhana pada kedua wireless adapter komputer (tidak diperlukan melakukan konfigurasi gateway dan DNS server):
Computer A:
IP Address: 10.1.1.1
Subnet mask: 255.255.255.0
Gateway:
DNS Servers:
Computer B:
IP Address: 10.1.1.2
Subnet mask: 255.255.255.0
Gateway:
DNS Servers:
Agar dapat menghubungkan ke dua komputer, kita harus melakukan konfigurasi setting wireless ad hoc pada komputer A, sehingga komputer B dapat melakukan koneksi ke wireless tersebut, setelah terhubung kita dapat melakukan sharing printer, dokumen atau bahkan koneksi internet (lakukan enable internet sharing pada komputer A).
Pada Windows 7 komputer A:
1) Klik Start lalu klik Control Panel.
2) Selanjutnya klik View network status and tasks pada Control Panel window.














3) Maka akan muncul tampilan jendela Network and Sharing Center, lakukan klik pada Set up a new connection or network.







4) Jendela Set Up a Connection or Network muncul, pilih Set up a wireless ad hoc (computer-to-computer) network kemudian klik Next.













5) Anda akan melihat beberapa patah kata keterangan tentang wireless ad hoc network. Sebagai catatan kedua komputer harus berada dalam jarak maksimal 9 meter agar koneksi berjalan dengan mulus! Lalu klik Next.














6) Pada bagian ini anda harus mengisi detail tentang koneksi ad hoc network yang akan dibuat. isi nama network pada Name your network, pilih tipe keamanan pada security type dan ketik kata sandi akses pada bagian security key. Setelah selesai klik Save this network. Kemudian klik Next.
Catatan: meskipun kita dapat memilih No authentication (open), WEP and WPA2-Personal sebagai tipe keamanan, tetapi disarankan untuk menggunakan tipe keamanan WPA2-Personal dikarenakan tipe keamanan yang paling aman.

7) Sebuah jendela muncul yang memberitahukan anda bahwa pembuatan ad hoc wireless network dalam proses. Terakhir jendela ini akan menampilkan detail data tentang pembuatan ad hoc wireless network dengan menampilkan informasi nama dan informasi tipe keamanan, dan informasi yang ditampilkan di sini diperlukan komputer lain untuk terhubung ke jaringan ad hoc ini. dan akhirnya, proses setup selesai. Prikitiew!

Catatan: Anda bisa saja kembali ke jendela Network and Sharing Center, dan melakukan klik opsi manage wireless networks untuk melakukan pengelolaan atau perubahana koneksi jaringan ad hoc ini.
Ok, kita beralih ke komputer B, cari sinyal koneksi jaringan ad hoc wireless lalu hubungkan.

9) Setelah koneksi terbangun, anda akan diingatkan tentang select network location type dan / atau homegroup pada komputer A. kebanyakan pengguna memilih Home network sebagai tipe lokasi network bilamana komputer lain tersebut merupakan komputer yang terpercaya/kita kenali. Jika kita tidak membuat homegroup pun, tak apa lah.
Pada bagian ini, anda seharusnya sudah dapat menghubungkan dua komputer dan melakukan tes ping pada dua komputer yang saling terkoneksi, akhirnya proses bertukar file atau koneksi internet dapat dilakukan.

Belajar Sharing Komputer (PC to PC)

Saya kan pemula untuk networking, nah saya punya 2 komputer. untuk share antar komputer (pc to pc) bisa dengan blutooth, wireless, atau kabel lan. saya coba untuk hubungan pc to pc dengan kabel lan. nah saya mulai dari seting kabel lan :
Langkah setting kabel lan :
1.      Siapkan kabeln lan yang panjangnya secukupnya untuk share pc to pc, Tang Crimping, RJ45
2.      Potong kulit kabel hingga keliatan seluruh warna
3.      Lalu atur warna dengan model Cross : ( PutihOrange Orange PutihHijau Biru PutihBiru Hijau PutihCokelat Cokelat ) – ( PutihHijau Hijau PutihOrange Biru PuihBiru Orange PutihCokelat Cokelat )
4.      Lalu ratakan seluruh sisi setelah disusun, Jepit kabel dengan kepala RJ45

Setelah kabel sudah siap maka, atur Operating System (Penulis memakai Windows Sp2 Bajakan). Langkah untuk setting windowsnya :
1.      Pilih Control Panel -> Network Connections -> Set up home or small office network
2.      Terbuka windows, Trus pilih Next2 aja, anda tinggal atur Workgoup ( Nama Workgroup harus sama di pc yang akan saling berhubungan ). Settingan lain seperti nama komputer ( bebas ), printer akan dishare atau tidak.
3.      Atur IP kedua komputer, Pilih Control Panel -> Network Connections -> Local Area Network (yang terkonkesi) Klik kanan di Local Area Network pilih Status -> Properties -> Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties. anda diusahakan menggunakan IP pada kelas yang sama. Cth : IP PC 1 :192.168.0.1 Subnetmask : 255.255.255.0 – IP PC 2 : 192.168.0.2Subnetmask : 255.255.255.0
4.      Agar Windows XP bisa melakasanakan perubahan tadi, maka anda harus Restart Windows XP
SELAMAT MENCOBA

Jumat, 30 Desember 2011